Catatan Dunia Pendidikan Indonesia

Jadilah Pelajar Kreatif nan Kritis yang Akan Memajukan Indonesia di Masa Depan!


Ayo kita lihat bagaimana kondisi pendidikan di sekitar kita. Apakah gedung sekolah berdiri gagah dengan cat yang indah? Apakah setiap kelas berpendingin dan dipenuhi berbagai alat-alat canggih? Apakah ada berbagai laboratorium dengan teknologi yang begitu mengagumkan? Jika anda tinggal di kota, mungkin hampir semua jawabannya adalah YA! Semua hal yang berkaitan dengan materi (fisik atau infrastruktur) di kota pasti akan sering membuat anda berkata: “Wah…”

Akan tetapi, coba anda bandingkan dengan kondisi manusianya. Kepala sekolah yang tak bisa menjadi contoh. Guru yang tak memiliki gairah untuk membagi ilmunya. Staff yang tak melayani dengan tulus. Hingga pelajar yang tak sadar mengapa mereka harus belajar di tempat formal pembelajaran (sekolah). Begitu kontradiktif. Inilah buah dari gagasan PEMBANGUNAN ala orde baru yang ternyata lebih mengedepankan aspek materi (kebendaan) daripada kesadaran (nilai-nilai). Padahal kesadaranlah yang mengarahkan materi, bukan sebaliknya.

Kesadaranlah yang membuat seorang pelajar tidak menyontek, meski sebenarnya ia bisa melakukannya. Kesadaran pula yang membuat seorang guru bekerja keras untuk menemukan metode mengajar yang efektif, meski sebenarnya ia bisa tidak melakukannya. Kesadaranlah yang membuat semua orang yang terlibat dalam dunia pendidikan bergerak tulus karena nilai-nilai, bukan suruhan peraturan.

Lihatlah bagaimana Bu Muslimah mengajar laskar pelangi! Penuh gairah positif dan semangat mendidik yang luar biasa. Apakah infrastruktur sekolah mereka bagus? Tidak. Karena keberhasilan pendidikan memang tidak ditentukan olehnya. Ibarat seorang wirausahawan, materi dan infrastruktur hanyalah modal, sedangkan kerja keras dan strategi jitu sang wirausahawanlah yang paling menentukan jumlah keuntungan.

Jadi, yang paling pendidikan kita butuhkan untuk berhasil bukanlah infrastruktur megah nan canggih, tapi manusia-manusia yang memiliki kesadaran akan nilai-nilai, gairah positif, serta semangat juang untuk terus bergerak menuju tujuan.

Salam Kreatif - Kritis,
Alfisyahrin

7 komentar

  1. ramlan n' arie  

    themane dapet darimana mas? free or bayar? http://ramlannarie.blogspot.com/

  2. Ridho  

    blogwalking.. bro.. gua dari anggota planet-blog.com gua nunggu kungjungan baleknya ya.. ato di follow heeheh dari : http://remaja-story.blogspot.com

  3. budiarjo  

    wah..pendidikan sekarang membingungkan antara membangan moral atau memabangun intelektual tidaka sepadan atau seimbang. jadilah seperti inilah yanga kita rasakan

  4. bali exotic island  

    kesadaran berpendidikan lebih penting dari segala galanya :), semangat juang belajar yang tinggi serta di imbangi dengan infrastrukture yang memadai akan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas :D

  5. Bambang Pamungkas  

    Jika saja kesadaran dimiliki oleh setiap orang yang waras, maka kehidupan sosial akan lebih baik. Tapi sampai sekarang tampaknya hanya mimpi. Lihat saja hal sederhana saat BANGSA KITA antri di loket. Lihat saja saat BANGSA KITA berhenti saat lampu merah menyala. Lihat saja cara BANGSA KITA berkendara di jalan. Tampaknya satu abad lagi kesadaran baru terwujud!

  6. Lembaga Pendidikan Sempoa BINTA College  

    Memang benar,bahwa kesadaran akan penddikan itu sangat penting bagi setiap orang.Karna dengan ini akan membawa kita menjadi orang bahkan bangsa yang besar.
    Berkaitan dengan dunia pendidikan juga nih gan,SEMPOA BINTA mencari Mitra untuk buka cabang kursus disetiap kota/kabupaten seluruh indonesia,komitmen Fee hanya 2Jt.
    untuk info lebih lanjut :
    Call/SMS :081374800275
    web : http://www.SEMPOABINTA.blogspot.com

  7. komunitas pemantau guru dan pendidikan  

    Oh, nasib negaraku yang semakin semrawut, . . . akankah ini segera berakhir ? ? ? ? , . . . dunia pendidikan makin jauh dari harapan . . . dan telah melenceng jauh dari cita-cita kemerdekaan . . . semuanya serba materialistik . . . nilai-nilai kehidupan hanya diukur dengan . . . . uang . . . uang . . .
    Sumber Daya Manusia adalah bagian terpenting dari keberlangsungan sebuah negara. Oleh karena itu wajib dikelola dengan sebaik-baiknya.
    Lembaga pendidikan sebagai institusi yang dipercaya oleh masyarakat untuk mengelolanya amatlah pantas untuk memdapat perhatian penuh bagi siapa-siapa saja yang peduli , tidak terkecuali oleh masyarakat awam sekalipun.
    Karena lembaga pendidikan, apapun namanya itu (tk, sd, perguruan tinggi, pesantren, bimbel dll) , selalu fokus terhadap yang namanya peningkatan kualitas SDM . . . maka tidaklah berlebihan jika kita berfikir bahwa lembaga pendidikan adalah merupakan ujung tombak maju dan mundurnya kualitas SDM. terkhusus SDM Indonesia.
    Mengamati dan mencermati kondisi negara saat ini yang semakin semrawut, perlu kiranya kita coba untuk mengurai benang kusut pangkal persoalannya, yaitu . . . dimulai dari dunia pendidikan. yang telah memproduksi dan menghasilkan manusia indonesia, dimana hasil produk-produknya hingga kini membentuk dan mewarnai kehidupan masyarakat dan ketatanegaraan.
    Jika pendidikan itu baik , maka sudah dapat dipastikan negara juga ikut baik karena produk-produk yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga pendidikan tersebut adalah manusia-manusia baik, demikian juga sebaliknya, jika pendidikan itu buruk maka sudah dapat dipastikan negara juga semakin semrawut karena pendidikan juga menghasilkan manusia-manusia buruk yang berdampak pada ketatanegaraan yang bertambah buruk.
    Harapan kami dengan adanya Komunitas Pemantau Guru dan Pendidikan adalah mencoba untuk tahu dan lebih memastikan tentang keberadaan dunia pendidikan kita : apakah sudah benar pada jalurnya atau malah melenceng keluar jalur. yang pasti melihat fakta sekarang bahwa negara semakin semrawut, sudah tidak dapat dipungkiri bahwa dunia pendidikan kita memang benar-benar telah salah, keliru dan harus sesegera mungkin dibenahi

Poskan Komentar

Artikel yang Berhubungan

Twitter